What Is The Fundamental Technique for Handling People?
“If you want to gather honey, don’t kick over the beehive.”
— Dale Carnegie from How To Win Friends And Influence People
Kutipan tersebut adalah kalimat pertama yang membuka buku How To Win Friends And Influence People bagian pertama “Fundamental Technique to Handling People.” Kira-kira apa maksud dari kutipan tersebut? Apa hubungannya dengan menghadapi orang lain? Kutipan tersebut kami interpretasikan sebagai bagaimana cara ketika kita ingin mendapatkan sesuatu dari orang lain dan apa yang harus kita lakukan untuk mendapatkannya. Maksudnya, ketika kita ingin bekerja sama atau secara umum mendapatkan sesuatu dari orang lain, kita tidak boleh membuat mereka merasa marah atau tersinggung. Kutipan ini menjadi kiblat utama kita pada pembahasan kali ini karena sebelum kita berusaha mempengaruhi orang lain, cobalah untuk hubungan yang baik dengan mereka. Pada artikel kali ini, kita akan membahas bagaimana cara untuk menghadapi orang lain, membangun hubungan yang baik dan mempengaruhi mereka.
What Dale Carnegie Says About Handling People?
Jadi, apa yang Dale Carnegie katakan soal menghadapi orang lain? Sederhana saja, ia hanya mengatakan, “don’t criticize, condemn or complain.” (Jangan mengkritik, mengutuk atau mengeluh). Mungkin KaizenKeepers akan bertanya-tanya, bukankah kritik akan membuat seseorang lebih baik? Bukankah mengeluh itu manusiawi? Benar sekali, kritik dan mengeluh (mari tidak membicarakan soal mengutuk) adalah respons yang wajar dan seringkali kita temui dimanapun dalam kehidupan sehari-hari, baik di dunia nyata maupun di sosial media. Namun, yang akan menggagalkan agenda kita untuk menghadapi dan mempengaruhi orang lain adalah bagaimana kita menyampaikannya. Kritisi, sumpah-serapah dan komplain adalah respons negatif, bagaimanapun kita mengungkapkannya. Ketika kita melemparkan respons negatif seseorang akan menganggapnya sebagai serangan, secara alami, mereka akan bersikap defensif untuk melindungi dirinya sendiri dari–sebagai contoh–rasa malu dan penolakan.
Kita mulai dengan efek dari mengkritisi seseorang. Kritik dianggap sebagai salah satu faktor yang dapat menstimulasi kemarahan. ketika seseorang tidak memiliki kontrol diri yang baik terhadap kritik dan rasa dipermalukan, aktivitas left-frontal brain akan meningkat sehingga menstimulasi kemarahan dan sisi agresif seseorang (Harmon-Jones, 2003). Selain itu, sensitivitas terhadap kritik juga dapat mempengaruhi bagaimana seseorang akan bereaksi dan memicu kemarahan. Seseorang yang sangat sensitif terhadap kritik lebih rentan untuk menjadikan marah sebagai respon terhadap komentar yang menurut mereka kurang menyenangkan, terutama ketika mereka berada dibawah tekanan (Atlas, 1994). Dengan kata lain, meskipun kritik seringkali dianggap sebagai hal yang positif, setiap orang akan memiliki respon yang berbeda-beda dalam menanggapi kritikan. Lebih parah lagi, sumpah-serapah dan komplain akan mengantarkan kita ke situasi yang lebih tidak menguntungkan.
So, How Can We Handle People?
Ternyata ada cukup banyak hal yang kita kira wajar untuk dilakukan tapi ternyata dapat mengantarkan kita pada situasi yang kurang menguntungkan, ya? Sebelum kita mempelajari bagaimana cara mempengaruhi orang lain, pertama-tama kita perlu terlebih dahulu belajar bagaimana membangun hubungan yang baik dengan orang lain. Jadi, bagaimana caranya? Check this out!
1. Cobalah untuk berkomunikasi secara efektif
Memberikan tips ‘komunikasi secara efektif’ mungkin akan terdengar terlalu general. Tapi, sebagai awalan KaizenKeepers bisa memulai dari mencoba menjadi seorang active listener yang bukan hanya siap untuk berbicara tapi juga siap untuk mendengarkan. Tunjukkan pendapat-pendapat yang jujur namun tetap menghargai dan mempertimbangkan viewpoint orang lain. Jangan lupa untuk tetap memperhatikan tone of voice saat berbicara.
2. Tunjukan respect dan empati
Cobalah untuk memposisikan diri di perspektif mereka untuk dapat memahami perasaan dan motivasi mereka. Ketika mereka menunjukkan sisi emosionalnya, tunjukkan bahwa KaizenKeepers ada di pihak mereka bahwa apa yang mereka rasakan valid. Jadilah seseorang yang mindful dan suportif.
3. Bangunlah kepercayaan dan tunjukkan bahwa kita bisa diandalkan
Tunjukkan pada mereka bahwa kamu bisa diandalkan dan dipercaya. Jadilah orang yang konsisten. Hargai personal boundaries yang dimiliki orang lain sehingga mereka akan berpikir bahwa kita tidak hanya datang karena membutuhkan sesuatu, tapi karena benar-benar tulus dan peduli.
4. Tunjukkan apresiasi
Tunjukkan bahwa kamu merasa kehadiran mereka berharga dan hargai segala bentuk kontribusi mereka sekecil apapun itu. Akui dan rayakan kesuksekan dan pencapaian positif yang dimiliki orang lain. Dengan begitu kita akan memberikan kesan supportive.
Ketika kita sudah berhasil membangun hubungan yang baik dengan orang lain, akan mudah bagi kita untuk mempengaruhi dan memenangkan mereka. Itulah tadi beberapa cara yang bisa KaizenKeepers lakukan untuk menghadapi, memenangkan dan mempengaruhi orang lain dan cara memenangkan orang lain. Perlu diingat bahwa ketika kita berhubungan dengan sesama manusia, mereka akan cenderung bisa merasakan apa motif yang kita miliki. Jadi, alangkah baiknya ketika kita ingin membangun hubungan baik dengan seseorang, lakukanlah secara tulus dan jujur.
Penulis: Danis Ahnaf
Referensi:
Atlas, G. D. (1994). Sensitivity to criticism: A new measure of responses to everyday criticism. Journal of Psychoeducational Assessment, 12(3), 241–253. https://doi.org/10.1177/073428299401200303
Carnegie, D. (1936). How to win friends and influence people. New York, NY: Simon & Schuster.
Harmon-Jones, E., Sigelman, J. D., Bohlig, A., & Harmon-Jones, C. (2003). Anger, coping, and frontal cortical activity: The effect of coping potential on anger-induced left frontal activity. Cognition and Emotion, 17(1), 1–24. https://doi.org/10.1080/02699930143000650
Healthdirect Australia. (n.d.). Building and maintaining healthy relationships. https://www.healthdirect.gov.au/building-and-maintaining-healthy-relationships
Jaro’ah, S., Deliana, S. M., & Martiarini, N. (2023). Criticism does not always make you angry: The effect of criticism and sensitivity to criticism on anger. Developmental and Clinical Psychology, 4(1), 20–27. https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/dcp/article/view/78038
Torrens University Australia. (2023, June 21). 7 tips to build strong interpersonal relationships. https://www.torrens.edu.au/stories/blog/employability/7-tips-to-build-strong-interpersonal-relationships